TIMES KUPANG, KUPANG – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) telah mengonfirmasi identitas jasad yang ditemukan dalam operasi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo. Jasad tersebut merupakan pelatih tim B klub sepak bola Valencia asal Spanyol, Fernando Martin Carreras.
“Benar yang bersangkutan adalah pelatih Valencia untuk tim B yang teridentifikasi melalui cincin dan jam tangan,” jelas Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, di Kupang pada hari Minggu (4/1/2026).
Kepastian identitas juga didukung oleh kesesuaian data ante mortem dan post mortem, seperti jenis kelamin pria dewasa, tinggi badan, serta ciri khusus berupa tato. Seluruh temuan ini telah dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga yang masih berada di Labuan Bajo hingga saat ini.
Proses identifikasi dilaksanakan secara komprehensif oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda NTT. Tim membandingkan data ante mortem dari keluarga dan kedutaan dengan data post mortem hasil pemeriksaan medis forensik.
“Tim DVI mengumpulkan dan mencocokkan data primer dan sekunder sesuai protokol Interpol, meskipun data primer seperti sidik jari tidak dapat digunakan secara optimal akibat kondisi jenazah,” tambah Henry.
Saat ini, jenazah Fernando Martin Carreras masih berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut, sambil menunggu proses koordinasi pemulangan ke negara asal bersama pihak keluarga dan perwakilan kedutaan Spanyol.
Kecelakaan ini sebelumnya menimpa kapal motor “Putri Sakinah” di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo. Kapal tersebut mengangkut 11 penumpang yang terdiri dari enam wisatawan Spanyol, satu pemandu wisata, dan empat kru kapal.
Hingga saat ini, tujuh orang telah berhasil diselamatkan. Sementara empat korban lainnya, termasuk tiga wisatawan asing dan satu kru, masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh Tim SAR gabungan. (*)
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Faizal R Arief |