Media for Integrity, Khoirul Anwar Dorong Media Ambil Peran Bangun Budaya Indonesia Berintegritas
Enterpreneur media dan penulis buku Half Truth Code Khoirul Anwar.

Media for Integrity, Khoirul Anwar Dorong Media Ambil Peran Bangun Budaya Indonesia Berintegritas

Enterpreneur media dan penulis buku Half Truth Code Khoirul Anwar mendorong media-media di Indonesia mengambil peran lebih aktif dalam membangun budaya integritas melalui gerakan Media for Integrity.

TIMES Kupang,Kamis 20 Agustus 2026, 15:59 WIB
4.1K
R
Rochmat Shobirin

MALANGEnterpreneur media dan penulis buku Half Truth Code Khoirul Anwar mendorong media-media di Indonesia mengambil peran lebih aktif dalam membangun budaya integritas melalui gerakan Media for Integrity. Gagasan ini menempatkan media tidak hanya sebagai penyampai informasi dan pengawas kekuasaan, tetapi juga sebagai kekuatan edukasi publik untuk menumbuhkan integritas dari individu hingga institusi.

Menurut Anwar, Indonesia membutuhkan integritas bukan sekadar sebagai jargon antikorupsi atau tema dalam berbagai deklarasi. Integritas harus berkembang menjadi budaya yang hidup dalam perilaku masyarakat, tata kelola lembaga, kepemimpinan, hingga pelayanan publik.

Indonesia Berintegritas sulit terwujud hanya dengan meminta pemerintah atau aparat menjadi berintegritas. Semua harus dimulai dari diri sendiri. Kalau integritas tidak hidup dalam manusianya, regulasi sebaik apa pun akan mudah dicari celahnya,” kata Anwar, Kamis (20/8/2026).

Ketua Komisi Komdigi MUI Jatim ini menjelaskan, korupsi dan berbagai bentuk penyimpangan pada dasarnya tidak selalu bermula dari perkara besar. Kebiasaan memanipulasi sesuatu yang kecil, mengambil yang bukan haknya, menyalahgunakan kewenangan, hingga membenarkan ketidakjujuran dapat berkembang menjadi budaya jika terus dibiarkan.

Karena itu, kata dia, gerakan membangun integritas membutuhkan ruang komunikasi yang terus-menerus. Media memiliki posisi penting karena mampu mempertemukan pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan berbagai kelompok lain dalam ruang publik yang sama.

“Media harus tetap kritis. Media harus tetap mengungkap penyimpangan ketika terjadi. Tetapi sesudah itu, media juga harus ikut membuka ruang edukasi, mempertemukan solusi, menyebarkan keteladanan, dan mendokumentasikan perubahan,” ujar pengajar Media Teknologi Fakultas Humaniors UIN Maliki Malang ini.

Dari pemikiran tersebut lahir konsep Media for Integrity. Gerakan ini membawa semangat bahwa media dapat ikut mendorong Indonesia Berintegritas tanpa mengambil alih fungsi lembaga pengawasan, auditor, Inspektorat, maupun aparat penegak hukum.

Anwar menegaskan, Media for Integrity juga tidak dimaksudkan memberikan predikat siapa yang sudah atau belum berintegritas. Media hadir pada wilayah informasi, literasi, komunikasi perubahan, partisipasi masyarakat, dan penyebaran praktik baik.

Sebagai bagian dari gerakan itu, disiapkan pula Personal Integrity Commitment bagi individu dan Institutional Integrity Commitment bagi lembaga.

Keduanya sengaja menggunakan kata commitment, bukan sertifikat.

“Ini bukan sertifikat yang menyatakan seseorang sudah berintegritas. Ini adalah self declare. Individu berani mengatakan kepada dirinya sendiri: saya berkomitmen menjaga integritas. Institusi juga berani menyatakan kepada publik bahwa mereka berkomitmen membangun tata kelola yang jujur, transparan, akuntabel, melayani, dan terus memperbaiki diri,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut justru memberikan tanggung jawab moral lebih besar. Setelah mendeklarasikan komitmen, integritas harus dibuktikan melalui tindakan sehari-hari.

Personal Integrity Commitment membawa pesan “Berintegritas Dimulai dari Kita Sendiri”. Sementara pada tingkat institusi, deklarasi menjadi komitmen terbuka yang dapat terus diuji melalui kepemimpinan, pelayanan, transparansi, keteladanan, dan tata kelola organisasi.

Gerakan tersebut juga diperkuat melalui simbol Pohon Integritas. Pohon dipilih untuk menggambarkan bahwa integritas harus ditanam, memiliki akar nilai yang kuat, dirawat, tumbuh, memberi manfaat, dan akhirnya diwariskan.

“Integritas tidak bisa selesai pada deklarasi. Sama seperti pohon, kalau hanya ditanam lalu ditinggalkan, ia tidak akan tumbuh. Nilai juga demikian. Harus dirawat terus,” kata Anwar.

Dalam pengembangannya, identitas Media for Integrity juga dirancang dapat digunakan oleh media yang memiliki semangat serupa. Logo Media for Integrity dapat dipasang di kanal atau platform media sebagai tanda partisipasi moral dalam mendorong gerakan Indonesia Berintegritas.

Anwar menegaskan pemasangan identitas itu bukan bentuk sertifikasi terhadap media. Logo tersebut menjadi simbol bahwa media bersangkutan bersedia mengambil bagian dalam membangun ruang publik yang sehat, mendorong transparansi, mengedukasi masyarakat, dan menjaga independensi jurnalistik.

Ia berharap Media for Integrity berkembang menjadi gerakan kolaboratif lintas media dan tidak berhenti sebagai program sebuah perusahaan pers.

“Semakin banyak media ikut menularkan integritas, semakin besar ruang publik yang bisa kita jaga bersama. Keburukan bisa menular, tetapi keteladanan juga bisa ditularkan,” ujarnya.

Bagi Anwar, perjalanan menuju Indonesia Berintegritas memang tidak bisa diselesaikan melalui satu acara, deklarasi, atau kampanye.

Namun gerakan itu dapat dimulai melalui jutaan keputusan kecil untuk tetap melakukan yang benar.

“Berintegritas dimulai dari kita sendiri. Media harus ikut menjaga agar komitmen itu terus hidup, diuji, diceritakan, dan ditularkan,” tegasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Rochmat Shobirin
|
Editor:Khoirul Anwar

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kupang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.